Comment on Elegi Ritual Ikhlas I: Informasi awal Oleh Marsigit

ONTOLOGI:
Ikhlas itu bagaikan orang yang buang air besar. Setelah dibuang, tidak akan pernah ditengok lagi. Itulah sebenar-benar orang yang berbuat ikhlas.

EPISTEMOLOGI:
Mencapai keikhlasan adalah yang tidak pernah merasa cukup atas segala yang telah dikerjakannya. Karena sebenar-benar orang yang tidak pantas untuk menduduki suatu jabatan adalah orang yang merasa bangga atas jabatannya itu.

AKSIOLOGI:
Sesungguhnya “Muhammad Nurikhlas” dapat mengantarkan manusia mencapai iman yang tinggi, ilmu yang bermanfaat, dan pencapaian-pencapaian lain dalam hidup. Karena hidup adalah pilihan, maka pilihan itu ada dua, “cantraka ikhlas” atau “cantraka sakti” (yang belum tentu ikhlas)

~ oleh apiephana pada September 20, 2011.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: