Diary 03/2008

Aku sadar, semua proses membutuhkan
waktu. Meski tak semua kejadian berlaku seperti itu, namun kebanyakan memang
begitu. Kadang, untuk memproses sesuatu saja, seseorang harus menghabiskan
banyak waktu. Beruntung kalau seseorang itu masih punya banyak waktu untuk
itu…  

Aku juga sadar, semua orang mempunyai
porsi sendiri-sendiri. Porsi apapun. Contoh yang mudah, porsi makan. Seseorang
yang semasa mudanya banyak makan daging, suatu saat nanti mungkin seseorang itu
akan dilarang memakan daging oleh dokter lantaran suatu penyakit yang
dideritanya. Kebahagiaan dan kesedihan kita juga mempunyai porsi tersendiri.
Seseorang yang terlalu benci pada seseorang yang lain, boleh jadi suatu saat
nanti bisa berubah menjadi suka. Begitu pula sebaliknya.

Aku yakin, kita juga tak bisa membuat
seseorang bahagia setiap waktu dan untuk selamanya. Adakalanya kita
menyakitinya. Begitu pula sebaliknya, kita tak bisa menyakiti seseorang untuk
selamanya, porsi kita untuk menyakitinya suatu saat nanti mungkin akan habis.

Ini sekedar keyakinanku. Jadi, sesedih
apapun kita sekarang, aku yakin masih ada kebahagiaan ‘setelahnya’ bahkan
‘didalamnya’. Yakinlah, jika sesuatu atau seseorang yang saat ini tak bisa
membuatmu bahagia, masih ada sesuatu dan seseorang yang lain yang bisa
membuatmu bahagia .n_n.

Cukup sudah kajian filsafatku untuk
bulan ini. Maret 2008. Bulan yang membingungkan. Mungkin setelah ini, bulan ini
akan selalu aku ingat…

 


3 Tanggapan to “Diary 03/2008”

  1. [quote=”apiep”]”terlalu BENCI pada seseorang yang lain, boleh jadi suatu saat
    nanti bisa berubah menjadi SUKA”

    “Ini sekedar keyakinanku. Jadi, sesedih
    apapun kita sekarang, aku yakin masih ada kebahagiaan ‘setelahnya’ bahkan
    ‘didalamnya’. Yakinlah, jika sesuatu atau SESEORANG yang saat ini TAK BISA MEMBUATMU BAHAGIA, masih ada sesuatu dan SESEORANG yang LAIN yang BISA MEMBUATMU BAHAGIA .n_n.”[/quote]

    Ternyata begitu ya,,, aku akan sangat sedih akan hal ini,,,

    ternyata,,, ternyata,,, ternyata,,,

    sungguh tak kusangka,,,

    haruskah diriku pergi,,, T_T T_T T_T

    ku bukanlah manusia sempurna seperti yang kau inginkan,,,

    T_T T_T T_T

  2. Ku jg percaya, porsi setiap manusia itu berbeda, tapi ditentukan oleh manusia itu sendiri, porsi itu ditentukan dari usahanya, sebagai contoh, ttg menyakiti, jika dia tidak pernah berusaha untuk mengurangi atau mengubah porsi itu menjadi membuat bahagia, maka dia akan tetap menyakiti, begitu pula sebaliknya,,,

    “keadaan kita takkan diubah oleh Allah, jika kita tak pernah berusaha merubah diri kita sendiri”

  3. [quote=”apiep”]”terlalu BENCI pada seseorang yang lain, boleh jadi suatu saat
    nanti bisa berubah menjadi SUKA”

    “Ini sekedar keyakinanku. Jadi, sesedih
    apapun kita sekarang, aku yakin masih ada kebahagiaan ‘setelahnya’ bahkan
    ‘didalamnya’. Yakinlah, jika sesuatu atau SESEORANG yang saat ini TAK BISA MEMBUATMU BAHAGIA, masih ada sesuatu dan SESEORANG yang LAIN yang BISA MEMBUATMU BAHAGIA .n_n.”[/quote]

    Ternyata begitu ya,,, aku akan sangat sedih akan hal ini,,,

    ternyata,,, ternyata,,, ternyata,,,

    sungguh tak kusangka,,,

    ku bukanlah manusia sempurna seperti yang kau inginkan,,,

    T_T T_T T_T

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

 
%d blogger menyukai ini: